Obat Tradisional Berbahaya
Obat Tradisional Berbahaya

INFO KESEHATAN – 41 daftar obat tradisional mengandung bahan berbahaya telah dirilis oleh BPOM RI melalui siaran pers BPOM terkait temuan obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetika mengandung bahan kimia obat serta bahan dilarang/berbahaya tahun 2022.

Berikut informasi tentang obat tradisional secara lengkap yang kami rangkum melalui laman pom.go.id

Pengertian Obat Tradisional

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.
Obat tradisional dibagi menjadi:

  1. Jamu: klaim khasiat dibuktikan berdasarkan data empiris
  2. Obat herbal terstandard: klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah / pra klinik, dan telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi.
  3. Fito farmaka: klaim khasiat harus dibuktikan berdasarkan uji klinik, dan telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi

Ijin Edar Obat Tradisional

Obat Tradisional yang diedarkan di wilayah Indonesia WAJIB memiliki Izin Edar yang diberikan oleh Kepala Badan POM. Namun, dikecualikan (tidak wajib memiliki izin edar) :

  1. Obat tradisional yang dibuat oleh Usaha Jamu Racikan dan Usaha Jamu Gendong
  2. Simplisia dan sediaan galenik untuk keperluan industri dan keperluan layanan pengobatan tradisional
  3. Obat tradisional yang digunakan untuk penelitian, sampel untuk registrasi dan pameran, dalam jumlah terbatas dan tidak diperjualbelikan

Dilarang beredar jika obat tradisional mengandung:

  1. Etil Alkohol lebih dari 1 % kecuali dalam bentuk sediaan tinctur yang pemakaian dalam pengenceran
  2. Bahan Kimia Obat yang merupakan hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat
  3. Narkotika dan psikotropika
  4. Bahan lain yang berdasarkan pertimbangan kesehatan dan atau berdasarkan penelitian membahayakan kesehatan

Obat tradisional dilarang dibuat/beredar dalam bentuk sediaan:

  1. Intravaginal;
  2. tetes mata;
  3. parenteral; dan
  4. supositoria, kecuali digunakan untuk wasir.

Namun saat ini banyak sekali beredar obat tradisional mengandung BKO (bahan kimia obat) yang sangat berbahaya bagi kesehatan, cirinya adalah:

  1. Efek yang ditimbulkan sangat cepat “cespleng”
  2. Dalam waktu beberapa jam setelah mengkonsunsi sakit timbul kembali
  3. Produk diklaim dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit
  4. Jika dilakukan pengamatan seksama terdapat butiran/ kristal yang merupakan bahan kimia yang ditambahkan

Berikut adalah 41 daftar obat tradisional yang mengandung bahan berbahaya:

Artikel Story

Back to top
Close Offcanvas Sidebar